Hari ini merupakan langkah pertama bagi saya untuk melawan rasa malu. tepat nya di sebuah ruangan yang di dalam nya terdapat forum diskusi atau sekelompok orang yang sedang melakukan diskusi. tujuan meaalksanakan diskusi tersebut yaitu untuk menjelaskan materi mata kuliah yang masing masing kelompok mendapat tugas materi. singkat kata kelompok tersebut pun maju untuk mepresentasikan hasil laporannya yang di berikan oleh dosen. saya di forum diskusi ini menjadi peserta yang tugas nya mendengarkan dan memahami isi materi. materi pun di bahas oleh kelompok tersebut, mulai dari latar belakang, identifikasi masalah dan pembahasan dengan analisa S.W.O.T. mereka pun segera mempresentasikan laporan mereka dengan penjelasan penjelasan yang sangat detil. ini yang membuat iri bagi saya. saya ingin seperti mereka, apapun cara nya? gimanapun caranya? pokok nya harus!. walaupun dulu sempat memilih jurusan IPS dengan maksud agar berani berbicara, berani berkomunikasi, berani bertanya, berani menyampaikan pendapatpadahal pada waktu tersebut saya lebih condong ke teori atau itung itungan bukan ke logika atau pembahasan secara detil.. tapi kenyataan nya sampai saat ini usaha tersebut selalu gagal, sampai saat ini masih mempunyai rasa malu tersebut. walaupun usaha tersebut selalu gagal tapi saya terus selalu berusaha untuk mengalahkan rasa malu ini dengan memilih pendidikan agar saya menjadi seseorang yang kritis yaitu dengan melanjuti studi saya ke unswagati fisip tepatnya di jurusan ilmu administrasi negara semoga dengan pemilihan jurusan yang sekarang ini membuat saya bisa mengalahkan rasa malu ini dan menjadi orang yang kritis.
lalu setelah mempresentasikan laporan nya acara diskusipun berlanjut ke sesi pertanyaan. saya pun memberanikan diri walaupun masih ada rasa kurang percaya diri tapi saya tetap berani untuk bertanya dan memberanikan diri untuk menyampaikan pendapat walaupun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang ada di otak saya ketika mengajukan pertanyaan dan pendapat. saya tidak tahu kenapa otak dan ucapan saya tidak sejalan apakah mungkin ini di karenakan golongan darah saya B yang mana kata orang yang darah B itu ucapan nya hanya di mengerti oleh diri sendiri. tapi saya tidak akan percaya sama hal yang begituan. saya akan terus berusaha bahwa anggapan itu tidak benar walaupun dalam usaha tersebut ada ke gagalan tapi saya akan terus berusaha dan berusaha.
kembali ke acara, lalu temen saya bertanya. pertanyaan nya itu sangat bagus sangat wah boleh dikatakan yaitu bertanya dengan istilah istilah dengan teori teori berbobotlah pokoknya. dan menyebabkan kelompok yang di depan tidak bisa jawab sama sekali sayapun tidak ada pikiran sama sekali untuk bisa menjawab dan ternyata hanya diri nyalah yang mampu menjawab atas pertanyaan nya sendiri. saya pun mendengarkan pertanyaan yg di jawab sendiri tersebut. lalu dia jawab dengan sesingkat singkat nya dan sejelas jelasnya dan membuat saya bertanya tanya "kenapa ga kepikiran jawab kaya gitu ya". itulah bedanya saya dengan dia. oleh karena itu walaupun kita tidak akrab. saya sangat kagum dengan nya saya ingin seperti dia, jadi dia sekarang merupakan sumber inspirasi bagi saya. pokoknya saya harus bisa seperti dia!. minggu depan kelompok sayalah yang saat nya mempresentasikan materi. saya akan berusaha mempresentasikan dengan tidak ada rasa malu dan mempresentasikan dengan jelas.
lalu setelah mempresentasikan laporan nya acara diskusipun berlanjut ke sesi pertanyaan. saya pun memberanikan diri walaupun masih ada rasa kurang percaya diri tapi saya tetap berani untuk bertanya dan memberanikan diri untuk menyampaikan pendapat walaupun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang ada di otak saya ketika mengajukan pertanyaan dan pendapat. saya tidak tahu kenapa otak dan ucapan saya tidak sejalan apakah mungkin ini di karenakan golongan darah saya B yang mana kata orang yang darah B itu ucapan nya hanya di mengerti oleh diri sendiri. tapi saya tidak akan percaya sama hal yang begituan. saya akan terus berusaha bahwa anggapan itu tidak benar walaupun dalam usaha tersebut ada ke gagalan tapi saya akan terus berusaha dan berusaha.
kembali ke acara, lalu temen saya bertanya. pertanyaan nya itu sangat bagus sangat wah boleh dikatakan yaitu bertanya dengan istilah istilah dengan teori teori berbobotlah pokoknya. dan menyebabkan kelompok yang di depan tidak bisa jawab sama sekali sayapun tidak ada pikiran sama sekali untuk bisa menjawab dan ternyata hanya diri nyalah yang mampu menjawab atas pertanyaan nya sendiri. saya pun mendengarkan pertanyaan yg di jawab sendiri tersebut. lalu dia jawab dengan sesingkat singkat nya dan sejelas jelasnya dan membuat saya bertanya tanya "kenapa ga kepikiran jawab kaya gitu ya". itulah bedanya saya dengan dia. oleh karena itu walaupun kita tidak akrab. saya sangat kagum dengan nya saya ingin seperti dia, jadi dia sekarang merupakan sumber inspirasi bagi saya. pokoknya saya harus bisa seperti dia!. minggu depan kelompok sayalah yang saat nya mempresentasikan materi. saya akan berusaha mempresentasikan dengan tidak ada rasa malu dan mempresentasikan dengan jelas.
